Sunday, September 5, 2021

Tugas Pertemuan Pertama - Resume Video YouTube Filsafat Bagian 1 - Prof. Marsigit

 

Resume Video YouTube Filsafat Bagian 1 - Prof. Marsigit

Kehidupan manusia itu metafisik. Manusia tidak sempurna, kenapa manusia tidak sempurna? Agar manusia bisa hidup. Karena jika manusia sempurna maka manusia tidak bisa hidup. Kesempurnaan manusia berada dalam ketidaksempurnaanya.

Awal dari segala macam kehidupan manusia namanya fatal dan vital. Apakah fatal itu? fatal yaitu terpilih, takdir (sudah/pasti terjadi). Apakah vital itu? vital adalah memilih, ikhtiar. Dari sana muncul metafisiknya.  Apa metafisiknya? Sifat dibalik sifat, sifat mendahului sifat, sifat mengikuti sifat, sifat mempunyai sifat. Maka sebenar-benarnya manusia adalah sifat mengikuti sifat. Fatal itu bersifat tetap dan tidak akan pernah bisa berubah, kecuali kuasa Tuhan yang bisa mengaturnya dan menghasilkan idealism, absolute, spiritualismse, serta kuasa tuhan/kuasa prima (sebab dari segala sebab). Sedangkan vital itu bersifat berubah dan menghasilkan realism, materialisme, serta contohnya benda. Vital itu berupa definisi/ketetapan awal dan jalannya dengan logicism, analitik, serta coherentism yang akan menghasilkan konsisten, sedangkan vital berupa contoh dan jalannya dengan hukum alam, sintetik, serta corespondensianism yang menghasilkan persepsi.

Cerdas berfilsafat adalah orang yang paham akan ruang dan waktu. Aliran A Priori ada dalam ranah fatal dan merupakan pemikiran dewasa lalu menghasilkan rasionalism serta sceptism oleh R. Decrates , sedangkan aliran A Posteriori ada dalam ranah vital dan merupakan pemikiran anak-anak yang merupakan pengalaman lalu menghasilkan empiricm oleh David Hume  . Seorang permenides berbendapat bahwa segala sesuatu itu tetap, sedangkan seorang heraclitos berpendapat bahwa segala sesuatu itu berubah.

Hidup di dunia itu bersifat kontradiksi, sedangkan pikiran itu bersifat identitas dan tautologis. Semua matematika yang ditulis itu salah, yang benar hanya yang ada dalam pemikiran. Dalam ranah fatal yang mempercayai tuhan itu esa/satu melahirkan aliran monolisme, sedangkan dalam ranah vital ada aliran pluralisme.

Muncul seorang tokoh Imanuel Kant (1671) yang melahirkan aliran dualism yang mempercayai kedua ranah fatal dan vital. Menurut Imanuel Kant ilmu akan dilahirkan dari perkawinan langit dan bumi (a priori dan sintetik) lalu menghasilkan zaman modern. Selanjutnya muncul seorang tokoh yang bernama Auguste Compte (1857) yang menentang dan mematahkan aliran-aliran filsafat sebelumnya, karena menurut aguste compte semua yang kamu kerjakan dan kamu pikirkan itu tidak ada gunanya bagi dunia serta agama itu tidak bisa membangun dunia karena tidak  logis yang didukung oleh aliran positivisme.

Teknologi itu menghasilkan kesejahteraan sekaligus menghasilkan kemunafikan, karena banyak orang yang terpengaruh teknologi lalai akan kewajibannya terhadap tuhannya.  Masyarakat sekarang sudah menjelma menjadi Contemporer: Archaic => Tribal => Traditional => Feudal => Modern => Pos Modern => Power Now yang menghasilkan aliran-aliran capitalisme, matearisme, pragmatisme, dan liberalisme. Dalam masa Power Now (Amerika) menganut aliran Trumpisme (segalanya mendahulukan kepentingan dan keuntungan amerika serikat sebelum yang lainnya).

Sumber dari video: https://youtu.be/8t3lalvQbiQ

Tugas Pertemuan Pertama - Laporan Kuliah Pertemuan Pertama Filsafat Ilmu. Rabu, 01 September 2021 - Prof. Dr. Marsigit, M.A

 

Laporan Kuliah Pertemuan Pertama Filsafat Ilmu. Rabu, 01 September 2021

Prof. Dr. Marsigit, M.A

Mata kuliah Filsafat Ilmu diampu oleh Bapak Prof. Dr. Marsigit, M.A berlangsung pada semester 1 S2 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta. Perkuliahan pertama mata kuliah Filsafat ilmu ini terlaksana pada hari Rabu, 01 September 2021 pukul 07.30 – 09.10 WIB dan dihadiri oleh 23 mahasiswa kelas A S2 Pendidikan Matematika UNY, bapak Prof. Dr. Marsigit, M.A mengajar secara langsung di Vidconf (Zoom) serta berlangsung dengan cukup baik dan lancar. Pertemuan pertama ini diawali dengan perkenalan seluruh mahasiswa dengan menyebutkan nama, alamat asal, dan jurusan kuliah sebelumnya.

Bapak Prof. Marsigit menyampaikan tata cara, aturan, tugas, dan adab dalam perkuliahan mata kuliah filsafat ilmu. Perkuliahan berbasis WA group dan tugas dikirim langsung PC (Perssonal Chat), untuk perkuliahan menggunakan VidConf (Zoom) cukup 8-9 pertemuan dan sisanya bisa mandiri dan pemberian tugas. Tugas yang diberikan meliputi: (1) Tonton video YouTube yang telah diberikan dan tuangkan dalam tulisan; (2) Menulis laporan perkuliahan dalam 1 halaman; (3) Menghimpun tulisan-tulisan filsafat yang ada di akun facebook Prof. Marsigit; dan (4) Membuat biodata berfoto. Uniknya saat perkuliahan filsafat ilmu berlangsung, mahasiswa dianjurkan tidak mencatat di buku secara manual selama perkuliahan tapi fokuskan untuk mendengarkan dan berpikir. Untuk menyimpan materi yang disampaikan bisa memanfaatkan teknologi dengan menggunakan rekaman atau alat bantu lainnya.

Dalam mata kuliah filsafat ilmu, tidak menggunakan sumber secara baku.  Berfilsafat itu olah pikir, bisa didefinisikan sesuka hati dan setiap definisi yang diberikan bisa dikritisi. Berpikir itu dilakukan oleh manusia, dan hanya ada di dunia saja karena di akhirat hanya tinggal amal perbuatan. Jadi, berpikir itu merupakan suatu urusan dunia yang sifatnya tidak absolute (relatif). Menurut Prof. Marsigit filsafat itu merdeka dan independen sesuai pemikiran sendiri, namun tergantung batasan-batasan yang ada seperti dalam ranah spiritual. Dalam filsafat pahit itu manis, lebar itu sempit, gemuk itu kurus, salah itu benar, berbeda dengan matematika dan semua itu unik dan bedanya belajar filsafat dan belajar matematika. Belajar matematika berawal dari yang abstrak menjadi jelas, sedangkan belajar filsafat diawali dari yang jelas menjadi abstrak. Saat sudah merasa binggung atas apa yang dipikirkan, berarti sudah siap untuk menerima pengetahuan baru sedangkan jika binggung dalam hati itu harus dihindari karena berasal dari setan. Ketika manusia egonya tinggi tidak mungkin bisa belajar filsafat ataupun menuntut ilmu lainnya.

Untuk masuk dunia filsafat, biasakan untuk tersenyum dalam kehidupan karena “kalau kamu tersenyum pada dunia, maka dunia akan tersenyum pada dirimu”. Dalam filsafat kalau jelas itu bahaya, karena jika sudah jelas maka proses berpikirnya telah berh  enti. Manusia dapat membangun pengetahuan dengan dibatasi oleh spiritual dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Hidup kalau masih dalam dunia itu akan ada kontradiksinya, secara filsafat semua matematika hanya benar dalam pikiran namun semuanya salah dalam tulisan.

            Mudah-mudahan dengan belajar filsafat bukan hanya bisa menjadi akademika yang bisa terus berpikir untuk mendaptkan ilmj baru, tapi bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. 

Semangat Befilsafat !!!

Wednesday, March 4, 2020

Liburan di Yogyakarta 2020



Hallo temen-temen semua! apa kabar? udah lama kita gak cerita-cerita di blog lagi
Sekarang aku lagi semester akhir di kampus, lagi mumet banget ngerjain skripsi jadi ceritanya aku sama temen-temen merencanakan jalan-jalan ke Yogyakarta. Kita kesana ber4 tapi aku berdua sama temen nginep 2 malem dan temenku yang 2 lagi PP (Pulang-Pergi).
Jumat, 28 Februari 2020
Taikmalaya - Lempuyangan (02.30 - 07.30 WIB)

Lempuyangan - Sanden, Kabupaten Bantul (+- 1 jam karena nyasar terus)
Kita dari Stasiun Lempuyangan ke Sanden mampir ke rumah tantenya salah satu temen aku, karena kita mau lanjut perjalanan ke laut dan biar bisa nitip barang bawaan. sebelum nyampe di tempat tujuan kita berhenti dulu buat sarapan dan gak tau tempatnya dimana untuk harga nanti ada di akhir ya

Pantai Goa Cemara (10.10 - 11.30)
Disini pantainya adem banget karena sepanjang pantai banyak pohon cemaranya, pokonya cocok buat piknik sama keluarga besar sambil bawa bekal di bawah pohon cemara


Studio Alam Ngamplong (14.10 - 15.30)
Ini tuh tempat syutingnya Bumi Manusia






Tempo Gelato (16.00 - 17.00)

Malioboro (17.00 - 19.30)


Angkringan Lik Man Kopi Jos (19.30 - 20.30)





Sabtu, 29 Februari 2020
Sarapan Gudeg Pagi Ibu Dewi





Merapi (08.00 - 12.00)
Bungker Kali Adem

 Stonehange




Makan Siang di Soto Batok Mbah Katro (12.30 - 13.30)


Watu Layang (14.00 - 14.30)



Batu Papal (14.30 - 15.00)






Candi Ijo (15.00 - 16.00)






Nasi Teri Gejayan



Oseng-oseng Mercon Bu Narti

Minggu, 1 Maret 2020
Sarapan di Gudeg Mbah Lindu


Lempuyangan - Tasikmalaya (10.30 - 15.30 WIB)




Rincian Pengeluaran:
Kereta Api Kahuripan (Tasikmalaya - Lempuyang) Rp. 80.000
Kereta Api Pasundan (Lempuyang - Tasikmalaya) Rp. 105.000
Sewa Motor 2 hari (140.000) jadi Rp. 70.000
Bensin 3 hari (37.000) jadi Rp. 18.500
Nindya kool kost near UGM (75.000) jadi Rp. 37.500
House adict near titik nol Malioboro Rp. 37.500
Total Rp. 348.500
Makan
28 Februari 2020
Sarapan: Gudeg pinggir jalan Rp. 9.000 + es teh Rp. 2.000
Siang: gratis dari bulenya temen
Malem: Angkringan Kopi Jos Lik Man Rp. 14.000
29 Februari 2020
Sarapan: Gudeg Pagi Ibu Dewi Rp. 7.000 + gorengan Rp. 2.000
Siang: Soto Batok Mbah Katro Rp. 10.000 (Soto 6.000, 3 tusuk sate usus 3.000, 2 kerupuk 1.000)
Malem: gofood nasi ikan nila Rp. 10.500 (promo grabfood), Nasi Teri Gejayan (1/2 porsi 10.000, es teh 2.000), oseng-oseng mercon bu narti (25. 000 berdua sama temen + 2 cup air mineral) Rp. 12.500
01 Maret 2020
Sarapan: Gudeg Mbah Lindu Rp. 15.000
Siang: gofood Rp. 13.500
Total Rp. 107.500
Jajanan
Gelato: Rp. 30.000
Lumpia Samijaya Malioboro: Rp. 6.000
Total Rp. 36.000
Tiket Wisata
Pantai Goa Cemara (Rp. 3.000 di bagi 2 sama temen) Rp. 1.500
Studio Alam Gamplong  (seikhlasnya) masuk ke museumnya Rp. 10.000
Merapi (8.000) jadi Rp. 4.000
Bunker Kali Adem (gratis)
Stonehage Rp. 15.000
Watu Layang (gratis)
Candi Ijo Rp. 5.000
Watu Papal Rp. 4.000
 Total Rp. 39.500
Total Seluruh pengeluaran Rp. 531.500
Kalau untuk oleh-oleh disesuaikan dengan kebutuhan aja ya guys :p

Sunday, October 13, 2019

Pengalaman KKN Part 2 (Survei Tempat)

    Tanggal 27 Desember 2018 Kelompok KKN 02 melakukan pertemuan pertama untuk membicarakan program kerja dan rancangan biaya yang akan dilakukan selama masa KKN sekitar 35 hari. Kita melakukan komunikasi via aplikasi whatsapp untuk saling bertukar pikiran sebelum melakukan pertemuan, karena dari 19 orang dalam satu kelompok aku baru kenal 3 orang ajah :p. Pertemuan pertama itu dilakukan di pinggir gedung rektorat Universitas Siliwangi dan kita saling berkenalan dan ngobrol-ngobrol sambil menunggu yang lain datang. Singkat cerita kita menentukan dulu kepengurusan selama KKN 02 dengan Kordesnya Ilham, Wakordesnya Yosep, Sekertaris 1 nya Novelia, Sekertaris 2 nya Rheza (cewek ya guys), Bendahara 1 nya Vena, dan Bendahara 2 nya aku sendiri. Karena gak semua orang dateng untuk berkumpul, maka untuk kepengurusan yang lainnya ditangguhkan nanti di pertemuan selanjutnya. 
       Setelah itu kita menentukan program kerja yang sesuai dengan tema KKN kita yaitu Kesehatan dan tema itu ditentukan oleh pihak LPPM UNSIL, setelah pembicaraan panjang muncul lah nilai "iuran" untuk 35 hari kedepan itu adalah Rp. 750.000,00 (udah include semua ya guys termasuk makan, baju, rumah, dan kegiatan). Dan keputusan untuk survei kita akan melakukannya tanggal 29 Desember 2018.
      Pada Tanggal 29 Desember 2018 datanglah ke kampus Aku, Vena, Yosep, Niko, Ilham, dan Fikri untuk melakukan survei tempat KKN ke Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. Kita berangkat dari kampus pukul 10.30 WIB dan sampai disana jam 12.30 WIB (pertama kali bawa motor jauh banget dan harus menyesuaikan kecepatan laki-laki, sumpah tangganku kebas narik gas motor). Sebelum sampai di Desa Parakanhonje kita istirahat dulu id daerah Hegarwangi untuk menunaikan shalat dzuhur dan melepas lelah selama perjalanan kesana. Karena kesana Hari Minggu dan kantor Desa pun tutup maka kita memutuskan langsung datang saja ke rumah Bapak Kadesnya. Setelah menyampaikan maksud kita kesana Pak Kades sangat menerima kedatangan kita dan merekomendasikan agar rumah yang akan kita tinggali ada disekitar kantor Desa, dan beliau menrekomendasikan kita tinggal di rumah kakaknya.
       Setelah dari rumah pak Kades kita langsung mencari rumah yang ditunjukan oleh pak Kades, dan ternyata hanya sekitar 300 M dari rumah beliau. Kedatangan kita di rumah kakaknya Pak Kades sudah disambut oleh pemilik rumah yang kebetulan membuka warung disana (wah enak kalau butuh apa-apa gampang). namun setelah berbicara panjang lebar pemilik rumah tidak bisa memberikan rumahnya untuk kita tempati karena anaknya yang biasanya kerja di Kota sedang ada disana. lalu kamipun bernegosiasi dan keputusan ada di anak pemilik rumah dengan mematok harga Rp. 3.000.000,00. Kita kaget banget denger harga yang di tawarkan dan kita pun menangguhkan dulu untuk deal dealannya dikarenakan kita berpikiran itu terlalu mahal.
      Kita langsung melaju ke arah kantor Desa dan ternyata agak jauh ke pemukiman padat penduduk hanya ada beberapa rumah dan Sekolah Dasar yang ada disana. Kita mencoba mendatangi salah satu rumah warga yang ada disana dan menanyakan apakah ada rumah yang bisa kita tinggali untuk 35 hari kedepan, dan hasilnya nihil untuk di daerah sana dikarenakan tidak akan mencukupinya air bersih yang bisa digunakan untuk 19 orang selama 35 hari karena memang tempatnya seperti di atas bukit.
       Selanjutnya kita direkomendasikan untuk ke Dusun Ciomas nama kampungnya Ciketug dan jaraknya sekitar 1-2 KM dari kantor Desa. Saat kita menuju kampung yang direkomendasikan salah satu warga ternyata medan yang dilaluinya sangatlah curam dan tidak ada penerangan jika melaluinya diwaktu malam. Belum sampai ke tempat tujuan kita memutuskan untuk kembali lagi mencari rumah di Dusun lain yang jalannya tidak terlalu terjal.
        Saat motor kita melaju ada seoramg bapak yang sedang duduk di pinggir jalan dan kita langsung mendekatinya dengan maksud ingin menanyakan apakah ada rumah yang bisa kita tinggali untuk 35 hari kedepan, dan ternyata si Bapak mengajak kita melihat-lihat kerumah ibunya yang tempatnya tepat di pinggir jalan, namun masalahnya tidak ada jalan motor dan terlalu dekat ke jalan raya karena rencananya kita akan membawa 10 motor sewaktu KKN.
       Saat sibapak mengetahui kita tidak srek dengan keadaan rumahnya kita diajak lagi kerumah kakaknya yang sudah beberapa bulan kosong dan awalnya kita bersyukur dikarenakan motor bisa masuk ke rumah itu walaupun hanya sebatas gang, dekat dengan jalan namun tidak pinggir jalan banget. Saat sampai ke rumah yang dituju terlihat sangat kotor pertanda rumah itu sudah lama tidak dirawat dan kita langsung memikirkan apakah 10 motor bisa muat disimpan di halaman dan ternyata halamannya tidak ada pagar yang membuat kita agak risau. Setelah pintu rumah di buka dan kita masuk cuma bisa melonggo melihat keadaan rumah yang amburadul, flapon yang udah pada bocor dan furniture rumah yang sudah tidak terawat kita keliling rumah sampai kebelakang melihat WC nya yang terbuka lebar dan kondisi dapur yang amat sangat memprihatinkan. Saat aku memberanikan diri bertannya masalah air dan listrik dan ternyata sudah beberapa bulan setrelah rumah itu ditinggalkan air dan listriknya mati. Ya Allah dalem hati kalo kotorkan bisa di bersihin nah ini kalo gak ada air sama listrik apa daya?.
       Kita pun menyampaikan penolakan untuk tinggal disana secara halus dan si bapak pun mengerti, setelah kita berpamitan ada seorang bapak bernama Pak Abdullah yang mendekati dan bertanya dari mana dan hendak apa kita disana? kita pun menceritakan maksud dan tujuan kita ke pak Abdullah. Dan alhamdulillah kebetulan rumah anaknya pak Abdullak kosong dikarenakan pindah sebulan yang lalu ke tempat yang dekat dengan tempat pekerjaannya.
      Kita berenam mengikuti Pak Abdullah ke rumahnya dan ternyata rumah anaknya tepat di depan rumah pak Abdullah dan ada halam yang luas banget buat nyimpen motor. Pokonya perfect deh. Saat kita masuk ke rumah yang akan kita tempati 35 hari itu ada 2 kamar dan satu ruangan besar yang disekat menjadi ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur serta ada 1 kamar mandi di belakang. Kita berencana tinggal satu rumah 19 Orang dan sebenernya yang agak problem itu di WC nya. Setelah negosiasi dengan si bapak kita menentukan harga Rp. 1.500.000,00 dengan catatan pintu WC dibenarkan dan air dialirkan.
       Akhirnya kita mengakhiri survei untuk mencari tempat tinggal selama KKN karena telah menemukan tempat tinggal dan langsung menginfokan ke teman KKN yang tidak ikut survei di group whatsapp dan langsung pulang menuju menuju Universitas Siliwangi. Sebelum pulang kita menunaikan shalat ashar di tempat istirahat waktu dzuhur tadi di daerah Hegarwangi dan kita baru sadar belum makan siang, karena tidak ada reverensi harus makan dimana maka kita pilih random saja tukang baso yang ada di sekitaran jalan Simpang. Basonya murah banget Rp. 12.000,00 dapet yang gede banget taoi masalah rasa jangan disamakan dengan yanga ada di Kota Tasikmalaya yah. Kita pun pulang dengan selamat dan sampai di kampus dengan disambut lantunan adzan magrib di mesjid kampus. Setelah menunaikan shalat magrib kita pun pulang ke tempat masing-masing untuk beristirahat setelah kelelahan melakukan perjalanan jauh.


Tuesday, January 8, 2019

Pengalaman KKN part 1 (Ngontrak KKN di SIMKKN Unsil)

haiii teman-teman kembali lagi ya, disini sekarang saya mau membagikan cerita selama KKN berlangsung.

         Kalo gak salah saat itu tanggal 3-5 Desember 2018 kita disuruh mengisi biodata di SIMKKN Unsil dan mengupload foto KKN terbaru dengan latar merah. Ujian Akhir Semesteter 5 pun dilewati dengan perasaan cemas karena galau dengan kelompok dan tempat KKN yang akan menjadi teman dan tempat baru untuk melakukan KKN.

        Pihak LPPM unsil baru mengkonfirmasi bahwa pemilihan kelompok bisa dilakukan pada tanggal 28 Desember 2018 mulai dari 00.00 WIB sampai dengan 23.59 WIB. Saat waktunya tiba server tidak mendukung sehingga pemilihan kelompok diundur menjadi pukul 13.00 WIB.

        Tepat pukul 12.00 sudah stanby di depan laptop yang telah tersambung dengan internet. Saya dengan keempat teman yang beda jurusan telah janjian untuk ngontrak KKN bareng di Desa Karyawangi, Salopa Kab. Tasikmalaya. Namun saat waktu tepat pukul 13.00 WIB salah satu teman saya ada yang sudah mengklik kelompok 2 di Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Tapi setau saya Kecamatan Bantarkalong itu jaraknya jauh dari kampus, waktu tempuhnya sekitar 2-3 jam dari kampus.

        Jadi kita bertiga mencari dulu Desa Karyawangi, Kecamatan Salopa, namun salah satu teman saya yang jurusan Ekonomi Pembangunan tidak bisa mengkliknya, karena daerahnya terbatas untuk mahasiswi Fakultas Ekonomi. Setelah beberapa saat mencari kita menemukan Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong. 1 2 3 komando kita saat akan mengklik, namun apa daya hanya 1 orang yang bisa ngontrak KKN di Desa Singajaya Kecamatan Cibalong.

       Setelah mempertimbangkan berbagai hal saya dan satu teman saya memilih untuk mengontrak di Kelompok 02 Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong.

Friday, October 13, 2017

Kampung Inggris Pare (Liburan sambil Belajar)

PENGALAMAN MENGISI HARI LIBUR DI KAMPUNG INGGRIS


Juli 2017
S
S
R
K
J
S
M



6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31







 Agustus 2017
S
S
R
K
J
S
M

2
3
4
5
6
7
8
9
10







            Kalian pasti bertanya-tanya kenapa kok ada 2 hari yang diberi warna merah, itu karena pembelajaran di kampung inggris biasanya dari hari senin-jumat saja. Weekand nya dipakai liburan.hehehe J
            Pertama ketemu weekend walaupun belum belajar tapi langsung traveling ajah.hehehe pada hari sabtu tanggal 8 Juli 2017 kondisi kampung inggris belum terlalu ramai, tapi sudah banyak orang yang berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang dari luar negri juga. Waktu itu sehabis shalat asar kita langsung berangkat ke garuda park (tugu garuda) tempat ini merupakan land marknya Kampung Inggris. Nama jalannya lupa pokoknya letaknya itu depan RSUD Pare.


(foto kebersamaan di garuda park)

          Setelah asyik berfoto ria di garuda park kita melanjutkan perjalanan pulang ke kampung inggris dan setelah menunaikan shalat magrib didekat garuda park kita mampir ke KOPI HOLIC, kopi holic merupakan salah satu cape yang ada di kampung inggris.

(saay menunggu pesanan di kopi holic)

           Setelah makanan pesanan kita sampai datanglah teman sekolah dan teman di pesantren saat menuntut ilmu di pesantren sukahideng namanya alfi muntafi ilma, dia kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan adik kelas kita Azmi yang udah 4 bulan (gak tau 6 bualn hehehe) di Kampung Inggris. Untuk yang mau berhemat tidak rocemended yah untuk makan terus di cafe tapi bisa jadi tempat penhghilang penat di saat weekand buat ngabisin waktu bersama teman.


       Hari Minggu tanggal 09 Juli 2017 niatnya mau ke CFD (Car Free Day) nya Pare tapi karna cucian dan tenaganya udah habis jadilah kita cuma diem di kamar dan jalan-jalan sekitaran kampung inggris saja. 
         Weekand selanjutnya pada hari Sabtu, 15 Juli 2017 kita udah bikin jadwal sama temen-temen dari tasik untuk main ke landmarknya kediri, itu loh yang kayak bangunan-bangunan di Eropa. mantap itu bangunan bagus banget asli, apalagi kita kesananya sore sabtu menjelang malam Minggu tapi untuk dapetin spot foto yang bagus harus pinter-pinter soalnya banyak banget orang yang dateng kesana. Tempatnya berada di Simpang Lima Gumul Kediri, Jawa Timur. oh iya kita ke Gumul nyewa angkot biar bayarnya lebih murah. kalo gasalah perorangnya itu Rp. 20.000








            Setelah mobil jemputan dateng (dibaca angkot) kita pun pulang ke kampung inggris kira-kira 30 menit dan makan bareng di WAKAPO.

Hari Minggu tanggal 16 Juli 2017 aku, ninis, neng ayu, mba inez (temen sekelas di kursusan), mba novi (temen sekelas di kursusan) pergi ke CFD nya Pare. ternyata jarak dari kampung inggris ke tempat jalan CFD nya cuma sekitar 10-15 menit dengan mengayuh sepeda.




(salah satu jajanan yang dibeli di CFD Pare)



            weekand selanjutnya kita ngetrip ke yang agak jauhan yaitu ke gunung bromo. yeyeyeye pokoknya hati itu senang ketika hari Jumat karna besoknya libur.hehehe
kita berangkat tanggal 22 Juli 2017 tepatnya Hari Sabtu pukul 22.00 WIB dari kampung inggris dengan membayar Rp. 180.000. kita serombongan ada 3 elef. destinasi yang kita datengin disana yaitu: bukit pananjakan, pasir berbisik, padang savana, sama puncak bromo. terus kita pulangnya lewat kota Batu dan mampir ke salah satu toko oleh-oleh di sana. setelah sari tempat oleh-oleh kita ke paralayang.















      weekand selanjutnya kita ngetrip ke yang agak jauhan lagi namun berbeda denagn gunung bromo., kali ini kita ngetripnya ke pantai kedung tumpang.

kita berangkat tanggal 30 Juli 2017 tepatnya Hari Minggu pukul 02.00 WIB dari kampung inggris dengan membayar Rp. 70.000. kita serombongan ada 3 elef. ini yang ngurus-ngurusnya tutor kita dikela yaitu mr. Anas. sebenernya pantai kedung tumpang jauh dari ekspetasi kita, ternyata pantainya itu ada di bawah kaki gungu.wkwkw
         Pokoknya kalo kita mau ke pantai karangnya kita harus turun gunung dulu dan jika mau ke pantai putihnya kita harus naik turun bukit atau melewati pesisir pantai berkarang tajam. penuh poerjuangan banget sampai di pantai ini. tapi seru abis












        weekand terakhir kita ngetrip ke gunung kelud hari Minggu tanggal 06 Agustus 2017 setelah obrolan singkat saat CFD an. kita berangkat pukul 13.30 WIB dari kampung Inggris dengan menyewa 2 motor. (yang berangkat kesana (aku, ninis, mba novi, devi)


ini waktu makad d CFD dan ngebuat rencana ke gunung kelud berangkat hari itu juga








         Saat akan pulang dari gunung kelud sempat terjadi insiden yang tidak diinginkan, yaitu tempat masuknya kunci motor gak bisa kebuka soalnya magnet yang ada pada kunci gak bisa ngebuka itu tutupnya, sudah hampir magrib di gunung kelud kitapun minta bantuan sama bapak satpam disana, semua motor yang sama jenisnya dengan motor yang saya pinjam dicoba untuk membuka tutp kuncinya namun tidak berhasil. dan setelah menelepon pemilik motor akhirnya diputuskan untuk membobolnya. akhirnya kita bis apulang dengan selamat.

          Karena kita belom makan dari siang kita mampir ke rumah makan bakar dan goreng ayam atau bebek di sekitaran Pare. gasempat difoto karena sudah terlalu lapar.wkwkwk
setelah makan kita memutuskan untuk hangout ke Pare Corner salah satu cafe yang ada di kampung inggris.






          walaupun bukan weekand hari selasa  tanggal 09 Juli 2017 kita bolos kelas siang dan sore buat jalan-jalan terakhir di Pare, soalnya hari Rabu tanggal 10 Juli kita mau pulang ke tempat masing-masing. waktu hari Selasa ini kita bareng-bareng dari hari pagi hari saat sarapan sampe malem harinya, soalnya gak mau kehilangan momen kebersamaan dan kita masing-masing pada tau gak tahu kapan kita akan bertemu lagi.
Niat awal kita mau ke Warung Ketan Susu yang fenomenal di kampung inggris namun bukan rezeki warungnya tutup dan kita lanjut ke bangunan tua yang ada di kampung inggris.







 Itulah beberapa destinasi wisata yang aku datengi saat belajar di kampung inggris